twitter

Pages

Senin, 19 Januari 2009

Pemecahan Rekor Muri

Pada hari sabtu, 17 Januari 2009 yang lalu ada yang tidak biasa di City of Tomorrow. Semenjak pagi hingga menjelang siang banyak anak-anak yang datang mengenakan celemek dan topi koki. Mereka ada yang didampingi oleh orang tua ada pula yang didampingi oleh guru mereka. Wajah mereka sangat bahagia dan penuh dengan tawa namun ada juga beberapa dari mereka yang menangis.
Mereka hadir di City of Tomorrow untuk mengikuti kegiatan pemecahan rekor muri "Menghias Tart oleh Paud Terbanyak" yang diadakan oleh Tristar Culinary Institute bekerjasama dengan Hypermart, Cito, dan Himpaudi.



Anak-anak tersebut dengan tertib menuju meja dan kursi yang sudah disediakan menurut nomer peserta yang didapat. Tart dan donat beserta perlengkapan menghias yang diletakkan di atas meja membuat para anak tidak sabar. Saat waktunya dimulai, mereka langsung menghias tart dan donat tersebut dengan butter cream, meses, dan coklat berwarna-warni.Coklat dan meses tidak hanya menempel di tart dan donat yang didapat saja namun juga menempel di pinggiran mulut dan celemek anak-anak. Tidak mengherankan karena disamping menghias tart dan donat tersebut, sesekali anak-anak tersebut memakan meses dan coklat yang digunakan untuk menghias. Tentunya kegiatan tersebut tidak terlepas dari pengawasan dan bimbingan dari guru pendamping mereka. Menjelang siang sudah banyak di antara mereka yang sudah selesai menghias tart dan donat yang mereka dapat. Muri sendiri telah mencatatkan Tristar, Hypermart, Cito, dan Himpaudi untuk pemecahan rekor "Menghias Tart oleh Peserta Terbanyak" . Total anak-anak yang dihitung oleh muri dalam pemecahan rekor ini adalah 1031 anak.

Bukanlah sebuah hal yang mudah untuk mengadakan pemecahan rekor muri. Banyaknya persiapan, dana, serta rencana yang matang dilakukan untuk mengadakan acara yang sangat luar biasa dan sangat istimewa ini. Namun semua itu terbalas dengan senyum dan tawa anak-anak yang dengan riang mengikuti kegiatan in
i.

Tidak ada komentar: