twitter

Pages

Senin, 15 November 2010

Ibu-ibu BKM Suramadu Demo Bikin Kue Kering.

     KOLABORASI antardua pihak tentu akan berbuah positif, jika niat baik itu terwujud dalam tindakan nyata. Kolaborasi  ini dibuktikan oleh kerjasama saling menguAntungkan antara Badan Keswadayaan Masyarakat (BKM) Suramadu dengan pihak Tristar Culinary Institute (TCI). Simbiosis mutualisme antara BKM Suramadu dan Akademi Perhotelan Tristar dalam menggelar pelatihan membuat kue kering telah direalisasikan Jumat (12/10) di Balai Kelurahan Tambak Wedi, Kenjeran, Surabaya dengan melibatkan ibu-ibu warga Kelurahan Tambak Wedi. Sebanyak 20 wanita paro baya ini antusias mengikuti penjelasan Afif, instruktur dari  Tristar Culinary Academy,
saat mereka diterangkan detail persiapan bahan hingga prosedur membuat kue nastar.Jika awalnya tiga orang dari BKM Suramadu malu-malu saat diminta maju untuk membantu membuatkan selai dari buah nanas.

                                                                             
     Namun akhirnya yang tampil menemani instruktur Akademi Tataboga Tristar tidak hanya tiga melainkan 7-8 orang sekaligus. Pasalnya, setelah proses pembuatan selai rampung, ibu-ibu tersebut diminta membuatkan adonan kue nastar sesuai arahan instruktur.Selain Afif, instruktur pendamping dari Sekolah Tataboga Tristar adalah Mbak Wiwin dan dibantu Mas Anto menyiapkan bahan kue kering, karena praktik membuat kue kering kemarin, tidak melulu demo bikin kue nastar, melainkan juga kue putri salju dan chocolate chips (chip cokelat). Tidak itu saja, dua mesin oven milik Tristar Machinery juga disiapkan di pendopo kelurahan, sehingga peserta pelatihan tahu betul bagaimana cara mengoven kue kering agar memberi hasil maksimal.


                                                                  
     Sementara itu, Ketua BKM Suramadu Janan menuturkan, demo pembuatan kue kering yang melibatkan ibu-ibu warga Kelurahan Tambak Wedi, ini merupakan tidak lanjut dari acara yang sama saat mereka dibekali ilmu membikin kue kering bersama Bapemas Kota Surabaya. Kebetulan pihak yang dilibatkan dalam demo membuat kue kering  juga dari Sekolah Masak Tristar. Sehingga, ibu-ibu yang terlibat ini diharapkan semakain piawai dalam membikin kue kering seperti nastar, putri salju dan chip cokelat.Menurut Janan, BKM Suramadu yang berdiri sejak 2008 silam memang memberi  perhatian lebih kepada  ibu-ibu warga pesisir utara Surabaya ini, karena waktu luang mereka lebih longgar. ”Nah, daripada mereka menganggur karena sebagian besar suaminya adalah nelayan, maka mereka kita ajak mengikuti kegiatan produktif yang kelak bisa menambah income rumah tangga,”  cetusnya.Dalam pelatihan membuat kue kering kali ini, BKM Surabaya mendapatkan tarif spesial dari Tristar Cooking School. Pasalnya, pihak Tristar mematok biaya Rp 6 juta untuk melatih 20 ibu-ibu dari Kelurahan Tambak Wedi, di mana biaya itu ditanggung sepenuhnya oleh BKM Suramadu.
      Jadi  ibu-ibu yang mengikuti demo bikin kue kering kali ini betul-betul  gratis. Mereka tidak dipungut biaya sepeser pun.Namun jika mereka ingin memiliki peralatan membuat kue seperti mixer,  oven sederhana, pihak BKM  Suramadu bisa menyediakan alat-alat tersebut dengan cara mengangsur. Pola ini juga telah diimplementasikan pada lima Kelompok Swadaya Masyarakat (KSM) di daerah Tambak Wedi, yang mendapat pinjaman lima mesin jahit. Tiap KSM nantinya mengangsur setiap bulan Rp 50 ribu (selama setahun). Harga satu unit mesin jahit lengkap dengan motornya Rp 755 ribu. Namun setiap KSM hanya membayar  Rp 505 ribu, karena yang Rp 250 ribu sudah ditalangi PKK Kelurahan Tambak Wedi. Dikatakan Janan, jika ibu-ibu warga Tambak Wedi berniat mengembangkan anek kue kering secara komersial, pihak Bapemas Kota Surabaya juga bersedia mencarikan pasar bagi produk ibu-ibu dari BKM Suramadu.  ”Jaminan ini tentu saja membuat kami senang, karena masalah pemasaran menjadi kendala utama jika kelak kami mengembangkannya dalam bentuk home industry (usaha rumahan, Red.),” tuturnya. Semoga langkah awal ini member i  hasil positif bagi warga pesisir utara Surabaya yang ingin menekuni usaha rumahan membikin kue kering. (ahn).

Pelatihan Cara Membuat Kue Kering.
Diajarkan Resep Kue Kering dsengan Timbangan Tepat untuk Usaha.
Ibu Ibu Praktek Bersama Membuat Kue Kering Nastar, Choco Chips. & Putri Salju.
Workshop dini diselengarakan berkat kerja sama antara Tristar Culinary Institute dan BKM - Suramadu.
Setelah Mengikuti Diklat Cara Memproduksi Aneka Kue Kering ini , diharapkan ibu ibu peserta pelatihan bisa membuka Usaha sendiri dibidang penbuatan & pemasaran Kue Nastar, Choco Chips Cookies & Kue Kering Putri Salju.

Info mengenai Pelatihan dapat menghubungi:
Tristar Culinary Institute.
Flexi: 031-81639992 - 83109709.
Sekolah Kuliner & Akademi Perhotelan.
Jln. Raya Jemursari 234 Surabaya.
Telp: 031 8433224-25.
HP: 0817321024. Esia:031-91938824
Kampus Baru:
Jln. Raya Tenggilis no. 68. Surabaya.

Sekolah Kuliner Pencetak Chef.
Sistem Studi: Praktek Setiap Hari.
www.tristarculinaryinstitute.com


Kursus Kuliner Privat & Kolektif dengan metode peserta praktek langsung membuat produk makanan (Hands On).
Kursus Cara Memulai Usaha Cafe.
Belajar Bisnis Kuliner di Sekolah Masak
Fun Kitchen @ Tristar.
Program Ekskul Kuliner & Handicraft untuk sekolah SD - SMP - SMA.
Info: Info: Flexi: 031-83109709. Esia: 031 91938824. Hp: 0817321024.

Belajar Bisnis Kuliner di Sekolah Masak

Tristar Culinary Institute.
Sekolah Kuliner & Akademi Perhotelan.
Jln. Raya Jemursari 234 Surabaya.
Telp: 031 8433224-25.
Flexi: 031-81639992.
HP: 0817321024 - 085733691548.
Kampus Baru:
Jln. Raya Tenggilis no. 68. Surabaya.

Tidak ada komentar: